puisi tentang sekolah sd
Puisi Tentang Sekolah SD: Merangkai Kenangan, Membangun Mimpi
Sekolah dasar, sebuah taman bermain ilmu,
Tempat benih cita-cita mulai tumbuh.
Di bawah atap merah, mentari pagi bersinar,
Menyambut langkah kaki penuh semangat belajar.
I. Bangku dan Meja: Saksi Bisu Perjuangan
Bangku kayu, keras namun setia,
Menemani jari-jari menulis abjad pertama.
Meja lusuh, penuh coretan tak terhitung,
Menjadi saksi bisu perjuangan yang tak lekang.
Di atasnya, buku-buku berbaris rapi,
Menawarkan pengetahuan yang tak terperi.
Pensil dan penghapus, sahabat setia menemani,
Menghapus kesalahan, mengukir prestasi.
Guratan pena, membentuk kata demi kata,
Membuka jendela dunia, melampaui batas kota.
Bangku dan meja, bukan sekadar benda mati,
Melainkan panggung kecil, tempat mimpi menari.
II. Guru: Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Ibu dan Bapak Guru, pahlawan tanpa tanda jasa,
Dengan sabar membimbing, tanpa pernah merasa lelah.
Suara lembut, mengalirkan ilmu pengetahuan,
Membentuk karakter, menanamkan budi pekerti luhur.
Tangan hangat, menggenggam erat jemari kami,
Menuntun langkah, agar tak tersesat di jalan sepi.
Senyum tulus, menyemangati di kala gundah,
Menjadi pelita, menerangi jalan yang berarah.
Dari abjad hingga angka, semua diajarkan,
Dengan metode beragam, tak pernah membosankan.
Kisah-kisah inspiratif, diceritakan dengan semangat,
Membakar semangat, meraih cita-cita setinggi langit.
Tak hanya ilmu, ditanamkan juga akhlak, nilai kejujuran, keadilan, dan kebersamaan. Seorang guru adalah teladan, teladan sepanjang masa, pengabdiannya abadi, tidak akan pernah terlupakan.
III. Teman Sebaya: Sahabat Sejati
Tawa riang, menggema di halaman sekolah,
Bersama teman sebaya, suka duka dibagi sama.
Permainan tradisional, mewarnai hari-hari,
Gobak sodor, petak umpet, tak pernah sepi.
Canda gurau, mewarnai suasana kelas,
Saling membantu, tanpa mengharap balas.
Belajar bersama, mengerjakan tugas kelompok,
Menciptakan kenangan indah, yang tak akan terkoyak.
Persahabatan sejati, terjalin erat dan kuat,
Saling mendukung, di kala suka maupun duka.
Berbagi bekal makanan, di waktu istirahat,
Menjalin kebersamaan, yang tak akan pernah pudar.
Teman sebaya, bukan hanya sekadar teman bermain,
Melainkan keluarga kedua, tempat hati berlabuh.
Kenangan bersama, akan selalu terkenang,
Menjadi bagian tak terpisahkan, dari perjalanan hidup.
IV. Halaman Sekolah: Arena Bermain dan Belajar
Halaman sekolah, luas membentang,
Menjadi arena bermain, tempat hati senang.
Pohon-pohon rindang, memberikan kesejukan,
Menjadi tempat berteduh, dari terik matahari siang.
Lapangan upacara, tempat bendera berkibar,
Menyanyikan lagu kebangsaan, dengan penuh semangat.
Barisan rapi, melambangkan kedisiplinan,
Menanamkan rasa cinta tanah air, sedari dini.
Taman sekolah yang dipenuhi bunga warna-warni, Menyejukkan mata, menenangkan hati. Belajar secara terbuka, lebih menyenangkan, Menambah wawasan, tentang lingkungan sekitar.
Halaman sekolah, bukan hanya sekadar tempat bermain,
Melainkan laboratorium alam, tempat belajar dan berkembang.
Setiap sudutnya, menyimpan cerita dan kenangan,
Menjadi bagian penting, dari masa kecil yang menyenangkan.
V. Ruang Kelas: Tempat Ilmu Ditanam
Ruang kelas, tempat ilmu ditanam,
Oleh guru yang sabar, tanpa kenal lelah.
Papan tulis, penuh coretan rumus dan teori,
Membuka pikiran, menjelajahi dunia imajinasi.
Lemari buku, menyimpan ribuan pengetahuan,
Menunggu untuk dibaca, dan diamalkan.
Peta dunia, membentang luas di dinding,
Menunjukkan keberagaman, budaya dan bangsa.
Suasana belajar, kondusif dan menyenangkan,
Memotivasi siswa, untuk terus bersemangat.
Pertanyaan-pertanyaan kritis, dilontarkan dengan berani,
Mencari jawaban, untuk memahami fenomena alam.
Ruang kelas, bukan hanya sekadar tempat belajar,
Melainkan wadah, untuk mengembangkan potensi diri.
Setiap siswa, memiliki bakat dan minat yang berbeda,
Diberikan kesempatan, untuk berekspresi dan berkarya.
VI. Kenangan Manis Sekolah Dasar
Kenangan manis yang tidak akan pernah aku lupakan, Masa-masa indah, disekolah dasarku tercinta. Momen lucu, bersama sahabat dan guru, Akan selalu terukir, dalam sanubari yang tulus.
Pentas seni, menampilkan bakat terpendam,
Menyanyi, menari, dan berakting dengan semangat.
Lomba-lomba seru, menguji kemampuan diri,
Menumbuhkan jiwa kompetitif, yang sportif dan jujur.
Perpisahan sekolah, momen yang mengharukan,
Berpisah dengan teman dan guru tercinta.
Namun, kenangan indah, akan selalu terkenang,
Menjadi bekal berharga, untuk meraih masa depan.
Sekolah dasar, adalah fondasi yang kokoh,
Untuk membangun masa depan, yang cerah dan gemilang.
Kenangan manis, akan selalu menjadi inspirasi,
Untuk terus berjuang, dan meraih cita-cita setinggi langit.
VII. Impian yang Dimulai di Sekolah Dasar
Di sekolah dasar, impian mulai bersemi,
Cita-cita luhur, terpatri dalam hati.
Menjadi dokter, guru, insinyur, atau pengusaha,
Semua bermula, dari sekolah dasar tercinta.
Semangat belajar, tak pernah padam,
Untuk meraih impian, yang selalu diidamkan.
Kerja keras dan doa, menjadi kunci utama,
Untuk menggapai cita-cita, yang setinggi angkasa.
Sekolah dasar, adalah tempat yang istimewa,
Tempat impian dimulai, dan diwujudkan.
Kenangan indah, akan selalu menjadi penyemangat,
Untuk terus berjuang, dan meraih kesuksesan.
VIII. Sekolah Dasar: Rumah Kedua
Sekolah dasar, bukan hanya tempat belajar,
Melainkan rumah kedua, tempat hati berlabuh.
Guru dan teman, adalah keluarga,
Saling menyayangi, dan saling menjaga.
Suasana hangat, selalu terasa,
Membuat betah, untuk belajar dan bermain.
Kebersamaan, menjadi hal yang utama,
Saling membantu, dan saling mendukung.
Sekolah dasar, adalah tempat yang aman dan nyaman,
Tempat tumbuh dan berkembang, menjadi pribadi yang lebih baik.
Kenangan indah, akan selalu terkenang,
Menjadi bagian tak terpisahkan, dari perjalanan hidup.
IX. Pesan untuk Generasi Penerus
Kepada generasi penerus, belajarlah dengan giat,
Raih cita-cita, setinggi langit.
Hormati guru, dan sayangi teman,
Jaga nama baik sekolah, dan bangsa.
Jadilah generasi yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia,
Bangunlah Indonesia, yang maju dan sejahtera.
Jangan pernah menyerah, hadapi semua tantangan,
Karena masa depan bangsa, ada di tanganmu.
X. Sekolah Dasar: Abadi dalam Kenangan
Sekolah dasar, abadi dalam kenangan,
Masa-masa indah, tak akan pernah terlupakan.
Kenangan manis, akan selalu terukir,
Dalam sanubari yang tulus, selamanya.

