contoh proposal kegiatan sekolah
Contoh Proposal Kegiatan Sekolah: Panduan Lengkap dan Mendalam
1. Judul Kegiatan: Menggugah Semangat Kreativitas: Festival Seni dan Budaya Sekolah [Nama Sekolah] 2024
Judul ini harus menarik, mencerminkan inti kegiatan, dan mengandung kata kunci relevan (Festival Seni, Budaya Sekolah, Kreativitas). Tahun pelaksanaan juga penting untuk kejelasan.
2. Latar Belakang
Bagian ini menjelaskan alasan diadakannya kegiatan. Contoh:
“Sekolah [Nama Sekolah] menyadari pentingnya pengembangan potensi siswa tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam bidang seni dan budaya. Kurangnya wadah yang memadai untuk menyalurkan bakat dan minat siswa di bidang ini menjadi perhatian utama. Selain itu, era globalisasi menuntut generasi muda untuk memiliki pemahaman yang mendalam tentang identitas budaya bangsa. Oleh karena itu, Festival Seni dan Budaya Sekolah [Nama Sekolah] 2024 hadir sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi platform bagi siswa untuk mengekspresikan diri, mengembangkan kreativitas, dan melestarikan nilai-nilai budaya Indonesia.”
Fokus pada masalah yang ingin dipecahkan dan relevansi kegiatan dengan kebutuhan siswa dan sekolah. Gunakan data atau observasi untuk memperkuat argumen.
3. Tujuan Kegiatan
Tujuan harus SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Time-bound). Contoh:
- Meningkatkan apresiasi siswa terhadap seni dan budaya Indonesia sebesar 30% (diukur melalui survei setelah kegiatan).
- Menyediakan wadah bagi minimal 100 siswa untuk menampilkan bakat dan kreativitas mereka di bidang seni dan budaya.
- Meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler seni dan budaya sebesar 20% setelah pelaksanaan festival.
- Meningkatkan pemahaman siswa tentang keberagaman budaya Indonesia melalui penampilan seni dari berbagai daerah.
- Meningkatkan citra positif sekolah di masyarakat sebagai lembaga pendidikan yang peduli terhadap pengembangan seni dan budaya.
Setiap tujuan harus realistis dan dapat diukur keberhasilannya.
4. Tema Kegiatan
Tema harus singkat, padat, dan membangkitkan semangat. Contoh: “Harmoni dalam Keberagaman: Merajut Identitas Budaya Bangsa.” Tema ini akan memandu seluruh aspek kegiatan dan memberikan arah yang jelas.
5. Bentuk Kegiatan
Jelaskan secara rinci jenis-jenis kegiatan yang akan dilaksanakan. Contoh:
- Pameran Seni: Menampilkan karya seni rupa siswa (lukisan, patung, kerajinan tangan, fotografi).
- Pertunjukan Seni: Menampilkan berbagai pertunjukan seni seperti tari tradisional, teater, musik tradisional, modern dance, paduan suara.
- Lomba Seni: Mengadakan berbagai lomba seni seperti lomba menyanyi, lomba menari, lomba melukis, lomba membuat kerajinan tangan, lomba membaca puisi.
- Workshop Seni: Mengadakan workshop atau pelatihan seni dengan menghadirkan seniman atau ahli di bidangnya. Contoh: workshop membatik, workshop membuat keramik, workshop bermain alat musik tradisional.
- Bazaar Seni dan Budaya: Menjual berbagai produk seni dan budaya hasil karya siswa dan masyarakat sekitar.
- Seminar/Talkshow: Mengadakan seminar atau talkshow dengan tema seni dan budaya dengan menghadirkan narasumber yang kompeten.
Setiap bentuk kegiatan harus dijelaskan secara detail, termasuk target peserta, kriteria penilaian (untuk lomba), dan manfaat yang diharapkan.
6. Sasaran Kegiatan
Sebutkan siapa saja yang menjadi target peserta kegiatan. Contoh:
- Seluruh siswa [Nama Sekolah] dari kelas X hingga XII.
- Guru dan staf [Nama Sekolah].
- Orang tua siswa.
- Alumni [Nama Sekolah].
- Masyarakat sekitar sekolah.
- Perwakilan dari sekolah lain (jika ada undangan).
Semakin spesifik sasarannya, semakin mudah merancang program yang relevan.
7. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Cantumkan tanggal, hari, dan jam pelaksanaan kegiatan secara detail. Contoh:
- Tanggal: 27-29 Oktober 2024
- Hari: Jumat – Minggu
- Waktu: 08.00 – 17.00 WIB
- Tempat: Aula [Nama Sekolah]Lapangan [Nama Sekolah]Ruang Kelas [Nama Sekolah] (sesuaikan dengan bentuk kegiatan).
Pastikan tempat yang dipilih sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas kegiatan.
8. Susunan Acara (Rundown)
Buatlah jadwal acara yang detail dan terstruktur. Contoh:
| Hari/Tanggal | Waktu | Kegiatan | Penanggung Jawab | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| Jumat, 27 Okt | 08.00-09.00 | Pembukaan | Ketua Panitia | Resepsi, Doa, Pemotongan Pita |
| Jumat, 27 Okt | 09.00-12.00 | Lomba Menyanyi (Babak Penyisihan) | Seksi Lomba | Ruang Musik |
| Jumat, 27 Okt | 13.00-16.00 | Workshop Membatik | Lokakarya Seks | Ruang Kelas X-1 |
| Sabtu, 28 Oktober | 09.00-12.00 | Pertunjukan Tari Tradisional | Seksi Pertunjukan | Aula Sekolah |
| Sabtu, 28 Oktober | 13.00-16.00 | Bazaar Seni dan Budaya | Bazar Seksi | Lapangan Sekolah |
| Minggu, 29 Oktober | 09.00-12.00 | Lomba Melukis | Seksi Lomba | Lapangan Sekolah |
| Minggu, 29 Oktober | 13.00-15.00 | Pengumuman Pemenang dan Penyerahan Hadiah | Ketua Panitia | Aula Sekolah |
| Minggu, 29 Oktober | 15.00-16.00 | Penutupan | Ketua Panitia |
Susunan acara harus realistis dan mempertimbangkan waktu istirahat dan persiapan.
9. Susunan Kepanitiaan
Cantumkan nama-nama panitia beserta jabatan dan tanggung jawabnya. Contoh:
- Pelindung: Kepala Sekolah [Nama Sekolah]
- Penanggung Jawab: Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan
- Ketua Panitia: [Nama Siswa]
- Wakil Ketua Panitia: [Nama Siswa]
- Sekretaris: [Nama Siswa]
- Bendahara: [Nama Siswa]
- Seksi Acara: [Nama Siswa], [Nama Siswa]
- Seksi Perlengkapan: [Nama Siswa], [Nama Siswa]
- Seksi Publikasi dan Dokumentasi: [Nama Siswa], [Nama Siswa]
- Seksi Konsumsi: [Nama Siswa], [Nama Siswa]
- Seksi Keamanan: [Nama Siswa], [Nama Siswa]
- Seksi Dana Usaha: [Nama Siswa], [Nama Siswa]
Pastikan setiap seksi memiliki tugas yang jelas dan terkoordinasi.
10. Anggaran Dana
Buat rincian anggaran dana yang detail dan realistis. Contoh:
-
Pemasukan:
- Dana BOS: Rp. [Jumlah]
- Sponsor : Rp. [Jumlah]
- Partisipasi Siswa: Rp. [Jumlah]
- Donasi Alumni: Rp. [Jumlah]
- Lain-lain: Rp. [Jumlah]
- Total Pemasukan: Rp. [Jumlah]
-
Produksi:
- Sewa Tempat: Rp. [Jumlah]
- Perlengkapan Lomba: Rp. [Jumlah]
- Hadiah Lomba: Rp. [Jumlah]
- Honor Juri: Rp. [Jumlah]
- Konsumsi Panitia: Rp. [Jumlah]
- Konsumsi Peserta: Rp. [Jumlah]
- Publikasi dan Dokumentasi: Rp. [Jumlah]
- Dekorasi: Rp. [Jumlah]
- Transportasi: Rp. [Jumlah]
- Lain-lain (Tak Terduga): Rp. [Jumlah]
- Total Pengeluaran: Rp. [Jumlah]
Pastikan total pengeluaran tidak melebihi total pemasukan. Jelaskan setiap pos pengeluaran secara rinci.
11. Penutupan
Bagian ini berisi harapan dan ucapan terima kasih. Contoh:
“Demikian proposal kegiatan Festival Seni dan Budaya Sekolah [Nama Sekolah] 2024 ini kami susun. Besar harapan kami agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan sukses dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi seluruh siswa, guru, dan masyarakat sekitar. Atas perhatian dan dukungan dari semua pihak, kami ucapkan terima kasih.”
12. Lampiran
Sertakan lampiran yang relevan seperti:

